Sunday, October 11, 2009

Cara mengendalikan dan merubah perasaan

Mengapa kita harus mengendalikan perasaan kita?

Ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa manusia mempunyai sebanyak 60.000 pikiran dalam sehari. Tentu tidak mudah untuk
memilah pikiran mana yang positif dan mana yang negatif dari sekian puluh ribu pikiran tersebut. Ada cara yang paling mudah
untuk mengetahui pikiran mana yang positif dan pikiran mana yang negatif yaitu lewat PERASAAN (EMOSI).


Emotions...
Bob Doyle – salah satu tokoh dalam film The Secret – mengatakan bahwa emosi adalah hadiah yang luar biasa, yang membuat kita
mengetahui apa yang kita pikir. Intinya jika perasaan kita senang, gembira, bersyukur berarti pikiran kita sedang berada di
area yang positif. Jika perasaan kita sedih, cemas, gelisah, takut, iri hati, dlsbnya berarti pikiran
kita sedang berada di area yang negatif.

Perasaan “GOOD” –> Berpikir yang “GOOD” –> Menarik hal-hal yang “GOOD”

Perasaan “BAD” –> Berpikir yang “BAD” –> Menarik hal-hal yang “BAD”

Perasaan yang baik akan menghasilkan pikiran yang baik. Pikiran yang baik diwujudkan dalam bentuk perkataan dan perbuatan
yang baik.
Perkataan dan perbuatan yang baik jika dilakukan secara rutin akan menjadi kebiasaan yang baik. Kebiasaan yang baik ini akan
membentuk watak/ karakter yang baik pula. Dan inilah yang menentukan masa depan kita. Kira-kira begitu cara kerjanya.

Contoh : Jika pagi hari kita bangun dengan perasaan / mood yang negatif karena habis dimarahi atasan pada hari sebelumnya,
maka pikiran kita kurang lebih akan berkata : “Ah, hari ini saya malas ke kantor. Terlambat sedikit ga pa pa lah.“, “Hari
ini saya ijin saja
karena lagi ga mood.“, ataupun jika tetap berangkat ke kantor maka dilakukan dengan setengah hati. Sesampai di kantor, jika
mood ini tetap dipertahankan maka perkataan dan perbuatan di kantor pasti akan negatif, misalnya : gosip menjelekkan atasan,
menjelekkan kondisi perusahaan, dll. Jika perbuatan dan perkataan ini tetap dipertahankan selama seminggu maka akan menjadi
kebiasaan. Jika tidak gosip menjelekkan atasan, rekan kerja, perusahaan rasanya seperti ada yang kurang. Lebih mudah untuk
membentuk karakter yang negatif daripada yang positif. Setelah ini menjadi karakter yang negatif, maka bisa
dipastikan kita akan diperhatikan oleh orang lain (atasan, rekan kerja, bawahan). Anda kemudian bisa menjawab sendiri, masa
depan orang tersebut kira-kira seperti apa?! Padahal awal mulanya hanya dari “perasaan”.

Pikiran dan Perasaan Anda membentuk hidup Anda. Akan selalu begini. Pasti! – Lisa Nichols.

So far so good, next post ditunggu yaaa...
▲ReadMore...

Maaf kalau post ini sedikit PROVOKATIF

ada yg bilang HIDUP INI GA ADIL!!! yup, benar sekali" hidup ini emang ga adil, so" ga usah sedih, kecewa apalagi
sampai putus asa. Nanti kalo kalian udah pd mati baru ada keadilan n pastinya di dunia emang ga adil menurut pemikiran
kita masing2 pastinya...
advise saya; cobalah untuk berpikir lebih realistic, jalani yg ada ddepan, ga usah muluk2 n jangan terlalu berharap
banyak n berlebihan pada manusia, itu aja n msh banyak lagi lainx...

So, saya akan memberikan beberapa cara atau tips bagaimana mengatasi rasa kesedihan/kepiluan teman2 semua disini"

jika selama ini anda punya hobi menonton film romantis, drama asia, atau sejenisnya anda tinggalkan itu semua.

those flicks are not good for your mental life. avoid them at all cost; especially
KOREAN movies, they're pure evil, trust me!!!

tinggalkan juga lagu2 N'sync, Backstreet Boys, westlife atau apapun yang berasal dari boyband
kalengan lainnya.

mulai sekarang, pasang telinga dan mata anda hanya pada music rock/ sejenisnya dan film2 komedi, kartun atau
apapun yang membangkitkan semangat dan mood anda.

KENAPA???

karena semua hal tersebut akan memanjakan anda dalam mimpi2 romantis yang tidak akan pernah
kesampaian!!!

itu semua akan mempertebal bau KESEDIHAN anda, bau KEKECEWAAN anda, dan pastinya bau LOSER.
jika ditanya, apakah saya tidak suka dengan itu semua? ya, saya juga suka sometime" tapi disaat
mood saya dalam keadaan memuncak... mengerti???

lalu, (ini bagian yang paling saya suka) lakukan hal2 yang baru' yang belum pernah anda lakukan sebelumnya,
pastinya sesuatu yang FUN dan MENARIK buat kalian, kalau saya ditanya" apa yang akan saya lakukan???
ya, pastinya sesuatu yang berbau CHALLENGE and ADVENTURE, jika anda wanita" cobalah memasak dengan resep baru,
shooping (dengan menawar kencang) itu kebahagiaan kalian para wanita", outbond, wisata kuliner mungkin, dan masih
banyak lagi... anda pasti lebih tau kan???

jika itu semua sudah anda lakukan dan anda masih bersedih hati dan perasaan anda masih mellow (bermuram durja),
jangan kuatir!!! saya masih punya cara yang bisa menghapus rasa itu semua, tapi kalau boleh jujur" cara ini tidak
saya anjurkan!!!
caranya: HANCURKAN barang2 yang anda punya, lampiaskan semua kekesalan/kekecewaan/kesedihan anda pada barang2
yang anda punya (hp, komputer, tv, apa saja yg anda punya" even motor/mobil anda sekalipun), ah! mas panji pasti bercanda nih"
tidak!!! saya tidak bercanda, saya serius dan adakalanya saya bercanda, tapi itu semua anda lakukan dengan CATATAN anda
kelebihan/kebanyakan UANG!!!

dan jika ini semua tetap tidak bisa membantu anda" yaaa... saya hanya bisa menyarankan anda untuk banyak2 berdo'a, datang ke
psikolog/psikiater, rehabilitasi atau rumah sakit jiwa aja" kan banyak suster2 cantik tu" perawat ganteng jg ada kok.
PEACE

sampai sini jelas ya semua??? jelas dooonk...



Hope its USEFUL,
-gREEN-

▲ReadMore...

Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya:

"Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"

Para siswa menjawab mulai dari 200  gr sampai 500 gr.

"Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin  berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey.

"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".

Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa.

Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi......

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! ▲ReadMore...

Tuesday, September 8, 2009

Kurangi KRITIK, Tingkatkan INTROSPEKSI

Mengapa INTROSPEKSI itu penting?
Banyak orang LUPA DIRI untuk melihat dan bercermin, dan SE-ENAKNYA menyalahkan orang lain!
Bayangkan ada orang yang mengatakan “wajah anda berantakan”… RESPON PERTAMA anda pastilah MARAH dan MENG-KRITIK kembali
wajah orang tersebut… HAL YANG SEHAT yang seharusnya anda lakukan adalah BERCERMIN terlebih dahulu dan lihatlah wajah anda!

…ternyata memang benar bahwa wajah anda BERANTAKAN karena ada DEBU yang menempel.
Yang anda perlu lakukan adalah membersihkan DEBU tersebut dan berterima-kasih kepada orang yang mengatakan “wajah anda
berantakan” KARENA maksud baiknya yang ANDA MUNGKIN SAJA SALAH ARTIKAN jika anda tidak terlebih dahulu bercermin.
Kebanyakan orang yang MUDAH bersosial melakukan 80% introspeksi diri, 20% memberikan kritik SEHAT kepada orang lain.
Oleh karena itu, cobalah untuk MELIHAT SESUATU secara OBJEKTIF terlebih dahulu dengan INTROSPEKSI, dan kurangi KRITIK yang
hanya akan perpecahan.
▲ReadMore...